Kau bertanya kenapa aku melakukan ini semua.
bahkan jika aku katakanpun,
itu takkan merubah apapun.
Tujuanku hanyalah sesuatu yang bahkan
dirimu tidak bisa mencapainya.
seperti yang aku katakan sebelumnya..
melalui kebahagiaan, aku akan membawa keadilanku.
aku mengerti.. itu sangat bagus.
itu adalah keadilan menurutmu.
tapi.. orang - orang lain..
sahabat-sahabatku..
mereka juga memiliki nasib yang sama,
apakah hanya kamu yang boleh berbicara tentang
kedamaian dan kebahagiaan?
kita berdua menginginkan hal yang sama.
kita berdua menginginkan kebahagiaan
yang kita dambakan.
kau dan aku tidak ada bedanya.
kita bertentangan untuk kebenaran kita masing-masing
kebahagiaan yang aku berikan padamu,
sama dengan kebahagiaan yang kau berikan padaku.
setiap orang merasakan penderitaan
rasa kehilangan yang sama
dan kita berdua tahu tentang penderitaan itu.
kau mencari kebahagiaan untuk dirimu sendiri..
dan aku untuk diriku.
Kita hanya manusia biasa,
yang didorong untuk membalas dendam atas nama kedamaian.
tapi balas dendam disebut dengan kedamaian,
maka akan lebih banyak pembalasan dendam.
dan menjadi sebuah rantai kebencian.
kita hidup di dalam rantai itu mengetahui masa lalu,
meramalkan masa depan, itulah gunanya mengetahui sejarah.
kita tidak bisa menolong, tapi kutahu bahwa orang itu
takkan pernah mengerti satu sama lainnya.
Bagaimana kau menghadapi kebencian ini
dalam misi mewujudkan kebahagiaan ini?
kau katakan kebahagaiaanku hanyalah kebohongan.
dalam dunia terkutuk ini, kedamaian dimana setiap orang saling mengerti
hanyalah sebuah angan-angan.apa yang akan kau lakukan
jika kau tidak bisa membuktikan apapun?
cinta melahirkan pengorbanan..
yang akan melahirkan kebencian..
barulah kau bisa mengerti penderitaan.
ya.. mengerti penderitaan.
Tapi ketahuilah,
rasa sakit yang kumiliki
jauh lebih besar dari pada milikmu!!..
untuk menyelamatkan sesuatu yang disayangi,
konflik pun terus berkobar.
selama ada cinta, disana pasti ada kebencian.
lalu pasti akan ada yang mengambil keuntungan dari konflik tersebut.
Monster yang dikenal sebagai kebencian yang tak pernah mati,
selama sistem ini masih berlaku. tentu saja akan melahirkan
rasa sakit yang lebih besar.
Tapi setelah dipikir lebih mendalam, bisa dikatakan bahwa
hidup ini kacau, karena rasa sakit terus bermunculan dimana-mana.
Jadilah seseorang yang mampu menghadapi kebencian.
masing-masing dari kita pasti akan menghadapi kebencian.
aku tahu,kau akan menemukan jawabannya..
aku percaya padamu.
Bagaimanapun, itu tidak akan merubah fakta
bahwa kau tidak akan memaafkanku,
cinta dan pengampunan tidak bisa dibeli
hanya dengan kata-kata.
sudah terlambat untuk mengedialisme seseorang,
bahkan jika hanya itu alasan bagimu
untuk memuaskan balas dendamu,
kalau itu keadilanmu, itu bagus.
ketika tersakiti, kau belajar membenci.
ketika menyakiti, kau akan senang.
tapi kau akan mulai merasa bersalah juga.
Namun, memahami rasa sakit memungkinkan untuk
bersikap baik kepada orang lain.
mengetahui rasa sakit
membantu kita untuk tumbuh, menjadi dewasa.
dan tumbuh berarti mampu berpikir
dan membuat keputusan sendiri.
mengetahui dan merenungkan rasa sakit,
untuk mendapatkan jawabanmu sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar